Berandanesia
Wednesday, 4 November 2026

Halaman

© 2026 FarThemes Gemini. All rights reserved.
Banner Atas Mobile
Banner Utama
Nasional

Demo 28-29 Oktober Warnai Berbagai Kota, Dari Bundaran HI Hingga Kericuhan Malioboro

admin 6 days ago 11 Views

Jakarta, Berandanesia — Gelombang aksi unjuk rasa diusung oleh aliansi mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil. Aksi berlangsung intensif sejak Rabu, 28 Oktober 2026, hingga Kamis, 29 Oktober 2026. Aksi beruntun ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan dipusatkan di berbagai kota besar, dengan fokus utama di Jakarta dan Yogyakarta.

Puncak aksi pada Rabu (28/10/2026) dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, di mana Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama kelompok sipil lainnya menggelar demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar. Aksi tersebut melibatkan berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, elemen buruh, hingga aksi solidaritas yang turut diikuti sejumlah figur publik.

Dalam aksi #IndonesiaSadar, terdapat lima kelompok tuntutan utama yang disampaikan massa:

  1. Lingkungan: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemulihan ekosistem.
  2. Ekonomi: Pembenahan kebijakan ekonomi dan pengurangan ketimpangan sosial.
  3. Pendidikan: Penurunan biaya pendidikan dan perbaikan sistem pendidikan nasional.
  4. Reformasi Hukum & Tata Kelola: Pemberantasan korupsi serta pembenahan penyelenggaraan negara.
  5. HAM & Demokrasi: Perlindungan hak asasi manusia serta penguatan ruang sipil.

Eskalasi Aksi di Daerah dan Pengamanan di Ibu Kota

Sementara situasi di Jakarta terkendali di beberapa titik, eskalasi kericuhan sempat terjadi pada Rabu malam di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Massa aksi di depan Gedung DPRD DIY dan persimpangan Malioboro terlibat bentrok dengan aparat keamanan, yang diwarnai pembakaran barikade jalan serta pelemparan benda keras sebelum berhasil dipukul mundur petugas.

Aksi berlanjut hingga Kamis (29/10/2026). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa aparat melakukan pengamanan di puluhan titik penyampaian pendapat.

“Untuk hari ini ada 61 titik penyampaian pendapat dan 17 kegiatan masyarakat lainnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto di Bundaran HI, Kamis (29/10/2026). Pada hari kedua, Kamis (29/10/2026), giliran aliansi Mahasiswa Universitas Trisakti yang mendatangi kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka menyuarakan tiga tuntutan spesifik, yakni pemulihan sektor ekonomi-ekologi-politik-pendidikan-kesehatan, penuntasan inkompetensi serta penghapusan rangkap jabatan pejabat publik, dan penegakan supremasi sipil. Selain di Istana, konsentrasi massa buruh dan mahasiswa juga terpantau di depan Gedung DPR/MPR serta kawasan Tugu Tani.

Aparat gabungan TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta terus menyiagakan personel pengawalan guna memastikan penyampaian pendapat tetap berjalan tertib serta tidak mengganggu pelayanan publik secara meluas.

Ditulis Oleh

admin

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi tanda *

Banner Footer