Surabaya, Berandanesia — Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto mengikuti pembukaan Latihan Armada Jaya XLIV Tahun Anggaran 2026 melalui video conference (vicon), Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Komandan Kodiklatal Laksamana Madya TNI Achmad Wibisono dan berlangsung di Gedung Soedomo Kodiklatal, Surabaya.
Latihan Armada Jaya merupakan latihan puncak tahunan TNI Angkatan Laut yang melibatkan sekitar 600 personel dari berbagai satuan TNI AL. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam melaksanakan operasi gabungan.
Selain itu, latihan tersebut bertujuan mengasah kemampuan unsur pimpinan dan staf Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) dalam proses pengambilan keputusan militer. Latihan ini juga digunakan untuk menguji doktrin serta petunjuk pelaksanaan operasi.

Fokus Latihan Armada Jaya XLIV 2026
Latihan Armada Jaya XLIV Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan menggunakan metode geladi posko. Pada pelaksanaannya, latihan mengusung tema:
“Kogaslagab, Kogasgabfib, Kogasgabratmin, Kogasgabhantai, dan Satgasduk Siber melaksanakan operasi laut gabungan, operasi amfibi, operasi pendaratan administrasi, operasi pertahanan pantai anti akses dan anti amfibi, serta operasi dukungan siber di mandala operasi wilayah Indonesia barat dan timur bagian selatan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.”
Tema tersebut mencakup sejumlah bentuk operasi gabungan, mulai dari operasi laut, amfibi, pendaratan administrasi, pertahanan pantai, hingga dukungan siber.

Komitmen Koarmada I Dukung Kesiapan TNI AL
Keikutsertaan dalam pembukaan Latihan Armada Jaya XLIV 2026 menjadi bagian dari komitmen Koarmada I dalam mendukung pelaksanaan latihan TNI Angkatan Laut.
Melalui kegiatan ini, Koarmada I mendukung peningkatan kemampuan perencanaan dan pengendalian operasi. Selain itu, latihan diharapkan memperkuat koordinasi serta interoperabilitas antarsatuan.
Upaya tersebut ditujukan untuk mewujudkan kesiapan TNI Angkatan Laut dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.
Belum Ada Komentar