Berandanesia
Wednesday, 28 October 2026

Halaman

© 2026 FarThemes Gemini. All rights reserved.
Banner Atas Mobile
Banner Utama
Kepulauan Riau

Modus Baru? Dua Truk Diduga Langsir Solar Subsidi Mangkal di RTH Pasar Melayu Raya Batu Aji

admin 2 weeks ago 4 Views

Batam, Kepulauan Riau – berandanesia.online – Dua unit armada yang diduga terlibat pelangsiran solar bersubsidi terparkir di sebuah lokasi pencucian kendaraan di Komplek Pertokoan Pasar Melayu Raya, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (13/10/2026).

Kedua kendaraan itu diduga menjadi tempat penampungan atau pemindahan solar bersubsidi sebelum didistribusikan kembali secara tidak resmi. Warga pun mencurigai keberadaannya karena lokasi tersebut merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH), bukan tempat yang lazim digunakan untuk kegiatan distribusi bahan bakar.

Salah seorang warga, yang tidak ingin disebutkan identitasnya, mengatakan armada tersebut kerap terlihat keluar masuk ke lokasi pencucian kendaraan.

“Kami sudah lama curiga. Armadanya sering datang ke lokasi ini, terutama saat situasi sepi. Kami menduga solar dari SPBU dipindahkan dulu ke sini sebelum dibawa ke tempat lain,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, pola tersebut menimbulkan dugaan adanya pelangsiran BBM bersubsidi dari SPBU ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) kompleks pertokoan Pasar Melayu Raya, Batu Aji.

“Kalau hanya mencuci kendaraan, biasanya tidak berulang-ulang seperti itu. Kami khawatir solar subsidi dipindahkan ke wadah lain agar tidak mudah terdeteksi,” katanya.

Warga menduga aktivitas itu berlangsung pada jam-jam tertentu, terutama ketika kondisi sekitar lokasi relatif sepi. Mereka menilai pengalihan BBM dilakukan untuk menghindari pengawasan dan mempersulit penelusuran distribusi solar subsidi.

Pelangsiran solar subsidi dinilai dapat merugikan negara dan masyarakat, khususnya nelayan, petani, serta pengguna kendaraan yang membutuhkan solar sesuai alokasi. Jika dibiarkan, praktik tersebut berpotensi membuat penyaluran BBM bersubsidi tidak tepat sasaran.

“Kami berharap aparat segera mengecek lokasi ini. Jangan sampai solar subsidi yang seharusnya untuk nelayan dan petani justru disalahgunakan,” ujar warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan, maupun instansi terkait belum dimintai keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera melakukan pengecekan dan pengawasan agar penyaluran solar subsidi berjalan sesuai ketentuan. (Tim)

Ditulis Oleh

admin

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi tanda *

Banner Footer