KRI Lambung Mangkurat-374 Gelar Latihan Tembak di Laut Natuna
Natuna, Berandanesia — KRI Lambung Mangkurat-374 dari jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I melaksanakan latihan penembakan meriam atau 20 MM Gun Live Firing Exercise di perairan Laut Natuna, Selasa (20/10/2026).
Latihan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga kesiapsiagaan operasional kapal perang dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah perairan Indonesia.
Gunakan 150 Butir Amunisi HEI-T
Dalam latihan tersebut, prajurit KRI Lambung Mangkurat-374 menggunakan meriam kaliber 20 milimeter dengan sasaran berupa drum.
Penembakan dilakukan pada dua jarak berbeda, yakni 1.000 yard dan 500 yard. Dalam kegiatan ini, prajurit menggunakan 150 butir amunisi jenis High Explosive Incendiary-Tracer (HEI-T).
Seluruh rangkaian latihan dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Pelaksanaannya juga mengikuti prosedur yang berlaku.
Latihan penembakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan prajurit dalam mengoperasikan persenjataan kapal perang. Selain itu, latihan secara berkala diperlukan untuk memelihara kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan tugas operasional.
Perkuat Profesionalisme Prajurit TNI AL
Pelaksanaan latihan tersebut sejalan dengan penekanan Panglima Koarmada I mengenai pembentukan prajurit yang memiliki nilai SIGAP, yaitu Siap, Integritas, Gigih, Adaptif, dan Profesional.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi prajurit dalam menjalankan tugas. Kesiapan, integritas, kegigihan, kemampuan beradaptasi, dan profesionalisme diperlukan untuk menghadapi dinamika serta tantangan tugas di laut.
Melalui latihan yang terencana dan berkesinambungan, KRI Lambung Mangkurat-374 terus berupaya meningkatkan kemampuan personel sekaligus memperkuat kesiapan tempur kapal perang.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam membangun prajurit yang tangguh dan responsif. Dengan kemampuan yang terus dipelihara, prajurit diharapkan siap menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.
Latihan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan kemampuan tempur secara berkelanjutan untuk mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.
Belum Ada Komentar