Berandanesia
Wednesday, 4 November 2026

Halaman

© 2026 FarThemes Gemini. All rights reserved.
Banner Atas Mobile
Banner Utama
Nasional

KNMP Bintan: 27 Titik Diusulkan, 10 Masuk Survei Topografi

admin 1 day ago 2 Views

Bintan, Berandanesia — Usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, telah melalui sejumlah tahapan sejak diajukan pada April 2026. Data Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau per 22 Juni 2026 mencatat 10 titik di Bintan masuk tahap survei topografi.

Survei topografi merupakan salah satu tahapan untuk menyusun Detail Engineering Design (DED). Meski demikian, tahapan tersebut belum dapat diartikan sebagai penetapan lokasi pembangunan.

Berawal dari 12 titik usulan

Pada April 2026, Pemerintah Kabupaten Bintan mengusulkan 12 titik KNMP kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Perikanan Bintan, Fachrimsyah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih menunggu proses survei dan penilaian kelayakan lokasi.

Informasi tersebut diberitakan ANTARA pada 18 April 2026. Dua belas lokasi yang disebut dalam pemberitaan itu meliputi Mapur, Numbing, Dendun, Air Klubi, Malang Rapat, Teluk Bakau, Berakit, Pengudang, Kuala Sempang, Busung, Tembeling Tanjung, dan Pangkil.

Jumlah usulan berkembang pada Mei

Dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kepri pada 18 Mei 2026, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa usulan awal berjumlah 17 titik. Sebanyak 12 titik telah disurvei dan masih menunggu rekomendasi lahan laut dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri. Pemkab kemudian mengajukan tambahan 10 titik, termasuk di wilayah Tambelan.

Informasi tersebut dimuat dalam berita resmi Pemerintah Kabupaten Bintan. Dalam keterangan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Bintan Fachrimsyah menyebut delapan dari 17 titik awal telah tervalidasi. Ia juga menjelaskan bahwa Pengudang kembali diusulkan karena status lahannya masuk kawasan hak guna usaha (HGU).

Namun, terdapat perbedaan angka dalam pemberitaan mengenai jumlah usulan. Pemkab Bintan menyebut total 27 titik berdasarkan 17 usulan awal dan tambahan 10 titik. Sementara itu, Batam Pos pada 22 Mei 2026 memberitakan total sementara sekitar 22 lokasi. Sumber yang tersedia belum menjelaskan penyebab perbedaan penghitungan tersebut. Karena itu, angka 27 merupakan jumlah yang disampaikan dalam publikasi resmi Pemkab, sedangkan angka 22 tercatat dalam laporan Batam Pos.

Sepuluh titik Bintan masuk survei topografi

Perkembangan berikutnya disampaikan Pemprov Kepri pada 22 Juni 2026. Dari 120 titik usulan KNMP di seluruh Kepri, sebanyak 82 titik telah memasuki tahap survei topografi. Sebaran itu mencakup 10 titik di Kabupaten Bintan.

Data tersebut dipublikasikan melalui laman resmi Pemprov Kepri dan diberitakan kembali oleh ANTARA pada 23 Juni 2026.

Pemprov Kepri menjelaskan survei topografi menjadi syarat untuk penyusunan DED. Pada saat itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta pemerintah kabupaten dan kota menuntaskan persyaratan administrasi serta kelengkapan data pendukung. Data tersebut menunjukkan tahapan yang telah dilalui, bukan keputusan akhir mengenai lokasi yang akan dibangun.

KKP mulai menyiapkan calon lokasi 2027

Pada 30 Oktober 2026, KKP mengumumkan dimulainya persiapan survei ribuan calon lokasi KNMP untuk 2027. Kementerian membekali sekitar 3.500 peserta dari 37 provinsi. Survei, penilaian, dan fasilitasi kesiapan calon lokasi dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Desember 2026.

Dalam siaran pers resmi KKP, rencana pembangunan KNMP 2027 menyasar 1.000 titik. Penilaian mencakup kebutuhan masyarakat, potensi perikanan, kesiapan lokasi, akses pasar, dan infrastruktur pendukung. Calon lokasi prioritas juga perlu memenuhi kesiapan lahan, kelembagaan pengelola, rencana usaha, serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah.

Ketua Satgas Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi KNMP 2027, Mohamad Abdi, menegaskan bahwa usulan maupun kehadiran tim survei belum merupakan penetapan lokasi pembangunan.

Bagaimana posisi usulan Bintan?

Berdasarkan informasi resmi yang dapat ditelusuri hingga 4 November 2026, perkembangan spesifik Bintan yang dipublikasikan Pemprov Kepri adalah 10 titik yang masuk tahap survei topografi pada Juni 2026. Sementara itu, KKP telah memulai proses penilaian calon lokasi untuk program tahun 2027.

Belum ada keterangan dalam sumber-sumber tersebut yang memastikan titik usulan Bintan telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan KNMP 2026 maupun masuk dalam daftar definitif pembangunan 2027. Jumlah usulan Bintan juga masih memerlukan penjelasan lebih lanjut karena terdapat perbedaan angka 22 dan 27 titik dalam pemberitaan Mei 2026.

Dengan demikian, status usulan, hasil survei topografi, dan penetapan lokasi perlu dibedakan. Kepastian mengenai lokasi Bintan yang akan dibangun tetap menunggu pengumuman atau keterangan resmi dari KKP dan pemerintah daerah.

Ditulis Oleh

admin

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi tanda *

Banner Footer